SOPPENG — Kekeringan yang melanda Kabupaten Soppeng semakin memprihatinkan. Dampaknya kini tidak hanya dirasakan para petani yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan pertanian, tetapi juga masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Keluhan datang dari sejumlah warga, khususnya masyarakat di kawasan Jalan Samudra. Warga mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, sementara air dari PDAM juga dikeluhkan tidak mengalir secara maksimal. Bahkan, warga yang berinisiatif membeli air dari PDAM disebut masih kesulitan mendapatkannya.
Kondisi semakin mengkhawatirkan karena sejumlah sumber air seperti sungai dan sumur warga mulai mengalami kekeringan. Situasi tersebut membuat kebutuhan air bersih masyarakat semakin mendesak.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Masyarakat meminta agar distribusi air bersih dapat dilakukan ke wilayah-wilayah yang terdampak, terutama kawasan yang sumber airnya sudah mulai mengering.
Ketua LSM LPKN, Alfred Surya Putra Panduu, meminta pemerintah tidak menganggap persoalan ini sebagai masalah biasa. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian serius, terlebih di tengah kondisi kekeringan yang semakin meluas.
“Pemerintah harus segera mencari solusi konkret. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi sungai dan sumur yang mulai mengering harus menjadi perhatian serius,” tegas Alfred.
Ia juga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan pemetaan wilayah yang terdampak kekeringan serta menyiapkan langkah darurat, termasuk penyediaan dan pendistribusian air bersih bagi masyarakat.
“Bukan hanya petani yang membutuhkan air. Masyarakat juga membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mandi dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Karena itu, persoalan ini harus segera ditangani secara serius dan terkoordinasi,” pungkasnya. Selasa 25/8/2026 di salah satu warkop di Soppeng. Kepada media .
( Opa )
